. SIGN UP
Wasit
Brasil
Amatir

Tikam Pemain, Wasit di Brasil Dipenggal Oleh Para Fan

Ilustrasi wasit (google)
06-07-2013 08:31:17 | Berita Bola amerika latin
2015-05-21 12:24:26
Tak dapat dipungkiri, Piala Dunia merupakan momen akbar yang mengundang perhatian dunia. Tak hanya pesepakbola yang menuai perhatian, sosok-sosok [...]
2015-05-18 09:02:22
Mantan penjga gawang AS Roma, Julio Sergio mengungkapan kalau pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola sangat tertarik melatih tim nasional Brasil. Bahkan jika pihak [...]
2015-05-10 20:44:22
Pelatih Brasil Carlos Dunga mendapat kepercayaan tambahan untuk menangani tim Samba pada Olimpiade Rio tahun depan. Hal itu disampaikan oleh [...]

Ada kejadian horor yang terjadi dalam sebuah laga sepakbola amatir di Brasil, ketika para penonton yang marah memenggal kepala wasit, setelah ia membunuh seorang pemain.
Kejadian tersebut terjadi pada pekan lalu di Maranhao, Brasil.

Berdasarkan kabar yang berkembang di Brasil, wasit Otavio Jordao da Silva yang masih berusia 20 tahun, secara brutal menikam seorang pesepakbola bernama Josemir dos Santos Abreu yang berusia 30 tahun, dalam sebuah laga yang berlangsung cukup panas.

Santos Abreu diyakini berdebat lalu memukul wasit tersebut, karena tidak terima dengan keputusan yang diberikan. Diyakini juga kalau sang wasit membawa pisau sepanjang pertandingan, dan pada akhirnya berujung dengan penikaman pemain.

Santos Abreu kemudian langsung dibawa ke rumah sakit, tapi ia meninggal dalam perjalanan karena fatalnya luka tikaman tersebut. Marah akibat insiden itu, beberapa penonton kemudian memutuskan untuk membalaskan dendam pada sang wasit.

Seperti yang dikabarkan, wasit itu kemudian diikat, dipukuli, dilempari batu, dan dipotong menjadi empat bagian. Mereka kemudian menempatkan kepalanya pada sebuah nampan, dan meletakkannya di tengah-tengah lapangan pertandingan.

Salah seorang penonton berusia 27 tahun, Luiz Moraes de Souza, ditangkap pihak kepolisian terkait dengan insiden tersebut. Ia mengaku menyerang wasit malang tersebut, tapi menolak tuduhan sudah membunuhnya.

Sementara itu, pihak kepolisian sampai saat ini masih mencari dua orang tersangka lainnya. Mereka tampak terlihat dalam sebuah rekaman video, yang dibuat oleh seorang saksi mata, yang direkam melalui kamera ponselnya.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh salah seorang delegasi regional dari Santa Ines, Valter Costa, yang juga mengikuti perkembangan kasus tersebut, mengatakan: "Sebuah kejahatan tidak bisa menjadi pembenaran untuk melakukan kejahatan lainnya. Tindakan-tindakan seperti ini, tidak bisa ditoleransi dengan legalitas dari hukum negara."

Oleh: Galih (macanbola)

# Team GD Pts
RESULT
Luiz Felipe Scolari Nyatakan Mundur Dari Pelatih Gremio
Mantan pelatih tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari, menyatakan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Gremio per Selasa (19/5/2015). Scolari mundur terkait kekalahan Gremio dari Coritiba dengan skor 0-2 pada pekan [...]
T F G Y